Senin, 29 Juni 2015

Nano Herbal


Indonesia memiliki sekitar 40.000 spesies tanaman tumbuh di Indonesia (55% endemik), 1.845 spesies diinventarisasi , 940 spesies diidentifikasi. Indonesia juga memiliki banyak tanaman obat, tapi hanya 283 spesies (0,7%) dari spesies populasi) terdaftar di BPOM (Food & Drug Administration di Indonesia) dikenali sebagai bahan untuk kesehatan. Nurul menjelaskan Indonesia merupakan negara ke-3 terpadat di Asia dan ke- 4 di dunia dengan lebih dari 250 juta penduduk. Ini merupakan potensi pasar yang baik bagi nanoherbal. Apalagi Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati terbesar ke-2 setelah Brazil. “Nano herbal Indonesia merupakan satu-satunya di dunia. Pangsa pasarnya tidak main-main, sangat besar sekali, ” ucap Dr. Nurul.

Hal yang sama dikatakan Suryandaru Ketua NCI,menurutnya pasar itu relative pragmatis. Jika produk yang dihasilkan berkualitas, dan harganya kompetitif. Pasar tetap akan membeli. Surya meyakinkan bahwa produk berbasis nano secara umum menghasilkan kualitas yang unggul dibanding tidak menggunakan nano. Nurwenda Novan Maulana, Direktur Utama PT. Nanotech Herbal Indonesia percaya potensi herbal Indonesia sangat besar dilihat dari expert sumber daya alam apalagi didukung oleh sumber daya manusianya. Menurutnya jika negara luar leading di nano elektronik, kita jangan mengarah ke hal yang sama. Indonesia jauh tertinggal. “Toh mereka sudah menciptakan laptop yang sangat tipis, kita fokus saja di herbal. Agar kita menjadi leading mereka.” terang Novan.

Dislipidemia

A.    Definisi
            Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipoprotein, termasuk defisiensi lipoprotein dan produksinya yang berlebih. Hal ini dapat meningkatkan kolestrol total, LDL (Low Density Lipoprotein), dan trigliserida, serta penurunan HDL (High Density Lipoprotein).

B.     Klasifikasi Dislipidemia
a.       Dislipidemia Primer
Disebabkan karena kelainan penyakit genetik dan bawaan yang dapat menyebabkan kelainan kadar lipid dalam darah.
b.      Dislipidemia Sekunder
Disebabkan oleh suatu keadaan seperti hiperkolesterolemia yang diakibatkan oleh hipotiroidisme, nefrotik syndroma, kehamilan, anoreksia nervosa, dan penyakit hati obstruktif. Hipertrigliserida disebebkan oleh DM, konsumsi alkohol, gahal ginjal kronik, miokard infark, dan kehamilan. Dan dislipidemia dapat disebabkan oleh hipotiroidisme, nefrotik sindroma, gagal ginjal akut, penyakit hati, dan akromegali.